Pada acara Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024 di Yogyakarta, Vidio memperkenalkan serial Bad Guys melalui pemutaran sneak peek. Serial ini, adaptasi pertama Vidio dari Intellectual Property (IP) Korea, merupakan hasil kolaborasi Vidio, BASE Entertainment, dan CJ ENM Hong Kong. Dijadwalkan tayang pada Februari 2025, Bad Guys hadir dengan 10 episode yang memadukan aksi, thriller, dan misteri.
Serial ini menggunakan teknologi canggih, seperti kamera RED Komodo X dan lensa anamorfik DZO Pavo, yang belum pernah digunakan dalam produksi serial Indonesia sebelumnya. Pengambilan gambar berlangsung di 15 lokasi berbeda di Jakarta, Cibubur, dan Bogor, melibatkan 250 kru selama 71 hari produksi.
Bad Guys menonjolkan desain set 360 derajat untuk memperkuat dimensi dramatik dan psikologis karakter, serta menghadirkan intensitas aksi dengan fokus pada kualitas cerita. Dipimpin oleh sutradara Ferry Pei Irawan dan William Chandra, serial ini menjanjikan pengalaman visual dan naratif yang mendalam.
Bad Guys menampilkan aktor lintas generasi, seperti Oka Antara, Dwi Sasono, Randy Pangalila, Maudy Effrosina, dan Omara Esteghlal. Ceritanya berpusat pada Jaka, seorang polisi yang merekrut narapidana untuk membantunya memecahkan kasus pembunuhan putrinya. Skripnya digarap oleh tim penulis berpengalaman, dipimpin Ambaridzki Ramadhantyo, yang sebelumnya mengerjakan serial Gadis Kretek dan Tunnel.
Shanty Harmayn dari BASE Entertainment menyebut Bad Guys sebagai proyek istimewa yang menawarkan adaptasi khas untuk penonton Indonesia. Michael Jung dari CJ ENM Hong Kong mengungkapkan kebanggaannya atas kolaborasi ini, sementara Teguh Wicaksono dari Vidio optimis serial ini akan menjadi salah satu tayangan paling dinantikan pada 2025.
Dengan standar produksi tinggi, teknologi sinema terbaru, dan cerita penuh ketegangan, Bad Guys diharapkan memberikan pengalaman menonton yang tak terlupakan dan menetapkan tolok ukur baru untuk konten streaming lokal di Indonesia.













