Animasi yang Over the Top!
MAPPA delivered it once again. Melanjutkan cerita dari Season Pertamanya Chainsaw Man, kali ini langsung membabat habis keseluruhan Reze Arc atau bisa disebut juga sebagai Bomb Girl Arc. Simin jujur lebih suka adaptasi yang dibawakan ini dibandingkan sama yang sempat tayang 2 bulanan lalu. Memang anime ini dibuat dan dinikmati hanya untuk di bioskop. Setiap ledakan, battle, semua terasa hidup!

Adaptasi yang Lebih Akurat
Simin rasa kalau mau disimpulkan, adaptasi halaman per halaman film ini terasa lebih akurat dibanding serialnya. Mulai dari penggambaran animasi yang lebih mirip dengan art manga Tatsumaki Fujimoto-sensei hingga pace layaknya seperti membaca manga panel Chainsaw Man. Total 14 chapter dari Reze Arc di manganya, berhasil diadaptasi dengan baik dalam durasi 2 jam. Simin senang tidak ada konten yang dipotong, malahan ada penambahan yang cukup panjang pada adegan pertarungan antara Denji melawan Bomb Girl, ini epik banget!

Kenshi Yonezu our GOAT!
MAPPA kalau soal musik udah hands down. Percaya aja pasti akan bagus. Masih memiliki format Opening Intro Song diawal film ini, Kenshi Yonezu kembali mengisi dengan lagunya yang berjudul Iris Out. Walaupun kesan pertamanya tidak sebombastis Kick Back pada serialnya, Iris Out dengan baik set the tone untuk keseluruhan filmnya. Instrumental yang ditempatkan pada scene-scene tertentunya juga memudahkan kita untuk merasakan mood yang dimaksudkan, seperti perasaan mellow ataupun kesepian.

Penyakit Berulang Adaptasi Manga Ke Layar Lebar
Cerita Aki dan Angel Demon pada film ini rasanya cukup out of place dan tidak nyambung dengan keseluruhan konflik yang berjalan. Tetapi apa boleh buat, sebab pada Reze Arc cerita mereka berdua memang hanya merupakan introduction, dimana cerita lengkapnya akan lebih dieksplor pada Arc setelah ini. Jadi bila tidak dimasukkan malah nanti pace ceritanya akan berantakan di adaptasi serial Chainsaw Man selanjutnya.

Direksi Baru
Simin sejujurnya agak campur aduk perasaanya. Sutradara yang mengambil alih projek film ini berbeda dengan serialnya. Alhasil secara art serta desain karakternya pun berubah. Ada plus minusnya sih, tetapi Simin rasa untuk mengadaptasi Reze Arc ke layar lebar hal ini adalah keputusan yang tepat. Dengan adegan aksi yang jauh lebih dinamis dan gila dibanding serialnya, film ini sudah menjadi auto-rekomendasi Simin untuk para pecinta animasi ataupun manga di dunia. Betapa mulus dan over-the-top animasi yang disuguhkan, sudah dipastikan dapat membuat semua Penonton merasakan eyegasm.
Okey otw nonton dua kali!













