Perjalanan Cinta Penuh Fantasi
Kogonada, sutradara yang dikenal lewat Columbus dan After Yang, kali ini meramu sebuah kisah romantis surealis yang berwarna, teatrikal, dan emosional.
Ceritanya mengikuti Sarah dan David, dua orang dewasa yang sama takutnya akan sebuah komitmen. Pertemuan canggung membawa mereka pada perjalanan aneh, di mana GPS justru menuntun mereka ke pintu-pintu masa lalu yang membuka luka, kenangan, dan cinta yang pernah mereka tinggalkan.

Romansa yang Penuh Makna
Sejak awal, film ini menegaskan dirinya bukan romcom biasa. Tidak ada humor Hollywood standar, tidak ada musikal meski atmosfernya penuh warna bak Broadway. Yang hadir adalah fantasi romantis dengan sentuhan surealis khas Kogonada.

Chemistry Margot Robbie dan Colin Farrell jadi salah satu daya tarik utama. Robbie tampil memukau sebagai Sarah, rapuh tapi menyamarkannya lewat energiknya. Farrell, sebaliknya, membawa David dengan sunyi dan rentan, meski kadang tertahan oleh beban simbolismenya.
Dialog yang terlalu sarat metafora pun sesekali membuat interaksi mereka tampak artifisial. Namun, secara keseluruhan dinamika tarik-ulur mereka tetap cukup kuat untuk bikin penonton peduli dengan perjalanan cintanya.

Sayangnya, di balik semua keindahan visual dan atmosfer, A Big Bold Beautiful Journey juga terasa berantakan dari segi plot cerita. Gaya khas Kogonada yang biasanya tenang dan reflektif tampaknya belum sepenuhnya berpadu dengan naskah Seith Reiss.
Tapi keseluruhan ini film yang unik! Sedang tayang di bioskop.













