Awal yang cukup membingungkan
Sempat hangat diperbincangkan film yang adaptasi dari webtoon dan series korea ini akhirnya rilis di bioskop! Bercerita tentang anak pewaris yang menjalankan bisnis kakeknya dan dipaksa memiliki pasangan.
Terlepas dari kontroversinya ini Simin memberikan opini sebagai penonton yang belum menonton series atau membaca webtoonnya yow.
Film ini terasa kesulitan di awal dalam membangun karakter dan cerita. Mungkin karena faktor cerita seriesnya cukup panjang dan harus dikemas dalam 2 jam, jadi beberapa harus rela dihilangkan.

Semua terasa terlalu cepat
Entah kenapa film ini terasa serba banyak yang nanggung dan ada hal yang tidak terjelaskan atau terselesaikan. Misalnya aja masalah utang adek Sari, karakternya gak dapet penyelesaian selain diurus sama Sarinya sendiri. Lalu cintanya Sari sama Adi yang terasa aneh karena gak bisa dapet kenapa Sari tergila-gila sama Adi.
Untuk membuat Tama jatuh cinta sama Sari aja terasa sangat cepat untuk Tama yang awalnya gak mau pacaran. Baru aja sekali pertemuan udah berbunga-bunga. Malah Yasmin dan Satrio yang cukup mencuri perhatian di sini. Hubungannya dibangun perlahan dan penuh alasan, jadi ketika mereka berpacaran itu punya alasan.

Totalitas Ariel Tatum dan Caitlin
Ariel Tatum dan Caitlin terlihat sangat mendalami peran dengan aktingnya yang juga keren! Apa lagi Caitlin dari cewe centilnya dapet banget. Yang sangat disayangkan adalah Ardhito, punya kualitas yang oke tapi perannya di awal cuma diem dan gak banyak dialog.
Kalau Abidzar dari akting oke-oke aja cuma mungkin ketika lawan mainnya Ariel Tatum dan Ardhito malah sebagai adiknya, entah kenapa terasa dari segi umur gak bisa dibohongin kalo Abidzar memang terlihat sangat muda dibanding lawan mainnya. Efeknya jadi kadang buat Simin “loh kok adeknya malah kayak lebih tua ya?”

Makin akhir makin seru
Namun film ini semakin kebelakang mulai bisa buat Simin masuk ke dalam filmnya. Serunya mulai terasa, lucunya mulai dapet dari tingkah rekan kerjanya Sari, hubungan setiap karakter mulai gemes, dan mulai enjoy nikmatin filmnya.
Suka banget sama keluarga Sari dan seisinya, bener-bener tergambarkan keluarga yang utuh dan saling jaga. Komedinya di film ini juga kocak, apa lagi setiap bagian iklan sinetron yang selalu bikin ngakak. Pemilihan soundtrack nya juga pas dan bikin beberapa kali senyum-senyum.
Tidak seburuk itu dan juga tidak seberhasil itu untuk adaptasi. Mungkin ekspetasi Simin ketika Falcon adaptasi Miracle in Cell No. 7 kali ya













