Hampir 7 tahun sejak Si Juki The Movie yang pertama, sekuel ini hadir dengan banyak peningkatan yang bikin film kedua ini makin spesial. Apa aja peningkatan-peningkatan tersebut, simak review singkat berikut!

Sinopsis Si Juki The Movie
Setelah Si Juki ngabisin duitnya buat dikasih ke Lembaga Pembela Kecoa, keluarga Juki kesulitan di sisi finansial. Di gudang Si Juki nemu peta harta karun peninggalan keluarganya yang ngarahin mereka untuk berlayar ke Pulau Monyet. Dalam perjalanan ke sana Juki & the gang ketemu sama Susi seorang gadis bajak laut yang mau dapetin kapal lama milik ayahnya dari tangan Bandit Badai.

Review Si Juki The Movie
Udah digodok hampir 7 tahun pastinya banyak yang meningkat dari film pertamanya. Paling gampang dilihat secara visual sih, warna dan pencahayaan jauh terlihat lebih kompleks dan indah. Permainan gelap terang yang cukup kontras juga menghasilkan gambar yang lebih enak dilihat, bikin penonton dengan mudah membedakan subjek dengan background. Singkatnya sekuel ini bisa dibilang lebih cinematic dari yang pertama.
Animasi juga pastinya lebih keren. Gerakannya unik-unik dan cocok dengan keabsurd-an universe Si Juki. Banyaknya adegan fighting juga bikin kita lebih mengapresiasi para animator yang bekerja di film ini. Meskipun pastinya masih belum sempurna ya, karena ada beberapa animasi yang kadang terasa kurang mulus.
Pengisi suara secara keseluruhan bagus sih keren-keren, terutama Windah Basudara yang terasa cocok dengan karakter yang dimainkan. Tapi kadang ada beberapa momen yang terasa kalau suaranya kurang cocok dengan ekspresi atau gerakan karakter.
Ngomongin desain karakter sedikit, banyak karakter yang baru muncul di film ini contohnya; Susi, Bandit Badai sama Monyet-Monyet di Pulau Monyet. Dari semua karakter tersebut cuma desain karakter Susi yang terasa out of place. Kesannya ga senada dengan desain karakter-karakter lain dari universe Si Juki.

Kalau dari segi cerita, ya ga terlalu spesial sih. Sudah sangat cukup untuk menghibur target market-nya; keluarga dan anak-anak. Tapi jokes-nya asik-asik, kita yang dewasa pun bisa nikmatin apalagi dimasukin beberapa referensi pop culture juga.
Overall, Si Juki seru buat ditonton apalagi untuk keluarga dan anak-anak. Meskipun pastinya masih ada beberapa kekurangan tapi peningkatan kualitas secara teknis dari film pertama keliatan banget, bikin kita lebih excited melihat masa depan industri animasi di perfilman Indonesia.













